ankara escort bayan ankara escort bayan sakarya escort bayan
HEN TECAHI YO ONOMI T'MAR NI HANASED (Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan)

Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Jaypura, Kode POS: 99224

              
Home / Utama / Mahasiswa dan Massa KNPB Dihadang Aparat Kepolisian di Perumnas III Waena

Mahasiswa dan Massa KNPB Dihadang Aparat Kepolisian di Perumnas III Waena

Masa KNPB ketika melakukan aksi demo di Putaran Taksi Perumnas III Waena, Senin(10/12).  Foto: Hans / cepos

JAYAPURA- Dikarenakan tak mengantongi ijin melakuan aksi demo, ratusan massa yang terdiri dari mahasiswa dan anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang hendak ke  di hadang oleh aparat Kepolisian di Perumnas III Waena, Senin(10/12).

Sementara itu massa KNPB yang berkumpul di putaran taksi Perumnas III Waena yang sebelumnya berencana akan bertolak ke Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) untuk melakukan aksi demo menyikapi terkait kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Tanah Papua juga tidak dizinkan aparat karena alasan yang sama,. Aksi demo belum mengantonhi  ijin dari aparat Kepolisian, sehingga massa KNPB ini hanya bisa bertahan di seputaran taksi Perumnas III Waena dengan kawalan ketat oleh ratusan aparat anggota Kepolisian, Brimob dan TNI yang di pimpin langsung oleh Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Gustaf Urbinas.

Kapolres Gustaf Urbinas mengatakan, ini bukan merupakan aksi demo yang di lakukan oleh mahasiwa murni, tetapi ditukangi oleh KNPB yang mana terkait dengan pandangan idiologi yang bertentangan dengan NKRI.

“Kita tidak memberikan ijin terkait aksi demo ini.Apalagi ini terkait dengan pandangan idiologi yang bertentangan dengan NKRI,sehingga kita tidak memberikan ruang untuk mereka lakukan aksi demo ini,”ungkap Kapolres ketika ditemui disela-sela aksi demo di putaran taksi Perumnas III Waena, Senin(10/12).

Menurutnya, baik Polres maupun Polda Papua tak memberikan izin. Bahkan pihaknya menilai aksi demo ini tidak murni untuk mengangkat isu HAM lagi,tetapi justru mengangkat isu diluar aturan yang bertentangan dengan NKRI.

“Kapolda Papua dan saya sebagai Kapolres Jayapura Kota tak memberikan izin rekomendasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini untuk dapat di langsungkan sebagaimana yang telah direncanakan,”terangnya.

Kendatipun tak mengantongi ijin, tetapi aksi ini tetap berlangsung. Sehingga pihaknya bersama anggota yang ada mengawasi saja. Pasalnya aksi ini berada di jalan raya, sehingga pihaknya mencoba menangani dengan baik, agar tidak adanya terjadi potensi konflik dan sebagainya.

“Kita akan terus awasi mereka sepanjang masih melakukan aksi disini. Kita sudah lakukan upaya negosiasi dengan mereka untuk bubar, tetapi mereka minta waktu untuk lakukan orasi sambil menunggu ada anggota DPRP yang datang menemui mereka,”tutur Kapolres.

Pihaknya bahkan akan tetap mengawasi aksi demo dari KNPB ini sampai nanti mereka membubarkan diri dan semua kondisi di dipastikan aman.

“Kalau mereka mengajukan untuk memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai mana mestinya dari Kelompok yang jelas dan solidaritas atau organisasi dengan penanggungjawab serta kordinator yang jelas, saya pikir pasti kita berikan ruang,”ujar Kapolres.

Sehingga sepanjang kegiatan aksi demo ini berada pada aturan undang-undang yang ada tetap diberikan ruang. Isu dan substansi meterinya juga harus jelas dalam bingkai NKRI. Tetapi selama aski ini bertentangan dengan bingkai NKRI maka pihaknya tetap tidak berikan ijin.

Demikian juga aksi demo yang dilakukan oleh para frater-frater di Abepura merupakan kegiatan yang sama dimana tidak mengantongi ijin pula dan pihaknya tetap meminta untuk membubarkan diri.

Pihaknya berupaya keras agar menangani kegiatan aksi demo ini dengan cara baik-baik di lapangan, demi untuk menghindari terjadinya konflik.

“Jadi ada tiga titik dari pelaksanaan aksi demo ini yakni di Ekspo Waena, putaran taksi Perumnas III Waena dan di lingkaran Abepura,”kata Kapolres Gustaf.

Sementara itu demi untuk mengamankan aksi demo  tersebut,  pihaknya telah mengerahkan sekitar 700 anggota yang tergabung dari Satuan Brimob, Kepolisian dan anggota TNI.

Sementara itu dari pamantuan Cenderawasih Pos di lapangan, massa KNPB ini berkumpul di putaran taksi Waena sekitar pukul 09.00 WIT dan hendak melakukan aksi demo ke DPR Papua.

Namun niat para masa KNPB ini untuk mendatangi gedung DPR Papua terpaksa harus batal, karena dihadang oleh aparat Kepolisian dan juga TNI.

Aksi demo yang tak mengantongi ijin tersebutpun terpaksa hanya bisa dilakukan di seputaran taksi Perumnas III Waena. Para massa ini juga menggunakan atribut lambang Papua Merdeka. Dari mahasiswa mereka mengenakan jaket almamater berwarna kuning, ada juga bendera KNPB ditengah massa.

Kendatipun hujan tak menyurutkan semangat mereka untuk terus melakukan orasinya di depan aparat kepolisian yang bertugas menjaga dalam mengamankan aksi tersebut.

Akibat dari aksi demo massa KNPB dan mahasiswa ini, ruas jalan Perumnas III macet. Akses jalan baru perumnas III ke Entrop ditutup.  Terlihat aparat kepolisian mengatur lalulintas dan mengarahkan taksi-taksi Waena untuk memutar balik kendaraan mereka.(ans)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*