ankara escort bayan ankara escort bayan sakarya escort bayan
HEN TECAHI YO ONOMI T'MAR NI HANASED (Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan)

Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Jaypura, Kode POS: 99224

              
Home / Berita / Warta Daerah / Kurangi Bahaya Longsor Warga Diminta Tidak Membangun Di Kawasan Lereng Dan Daerah Resapan Air

Kurangi Bahaya Longsor Warga Diminta Tidak Membangun Di Kawasan Lereng Dan Daerah Resapan Air

Walikota Jayapura Saat Memberikan Keterangan Usai Meninjau Lokasi Bencana, Minggu 6 Januari 2019

JAYAPURAKOTA-Guna mencegah timbulnya korban jiwa dan materil diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi, warga di minta tidak membangun rumah atau pemukiman di kawasan lereng dan lembah bukit serta kawasan resapan air.

Dari pantauan tim terpadu yang dipimpin langsung Wali Kota Jayapura, minggu 6 januari lalu, yang mengakibatkan longsor dampak dari curah hujan, sebagian besar rumah-rumah yang berada dikawasan lereng bukit.

“Dari pantauan tim terpadu setelah meninjau lokasi longsor, sebagian besar masyarakat yang terkena musibah longsor berada di lereng bukit yang tidak seharusnya membangun rumah, dan pemerintah tidak mengijinkan membangun rumah di lahan yang memiliki kemiringan yang terjal,”kata orang nomor 1 kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano MM, Minggu 6 Januari 2018, usai meninjau lokasi longsor.

Walikota Jayapura Saat Meninjau Lokasi Bencana Jalan Alternatif Kantor Walikota Amblas, Minggu 6 Januari 2019

Wali Kota menyadari, dengan berkembangnya penduduk kota Jayapura yang pesat, sehingga terpaksa membangun di kawasan yang membayakan bagi diri mereka sendiri, Wali Kota meminta kesadaran warga untuk tidak membangun dikawasan tersebut.

Wali kota mengarapkan kerjasama pemilik ulayat terutama para ondoafi dan kepala suku, agar tidak menjual atau mengijinkan warga untuk menempati lereng gunung dan daerah resapan air.

“Saya memintah kepada ondoafi pemilik tanah air, tempat tersebut yang digunakan sebagai daerah resapan dan penampung air tidak boleh dijual kepada siapapun, seperti di kawasan pertamina tanjung ria, terdapat kali yang bisa digunakan untuk air minum yang lebarnya 7 meter sekarang tersisah 1 meter, “jelas Pamong putra asli Portnumbay.**(Humas)

Sumber : http://humas.jayapurakota.go.id/2019/01/07/kurangi-bahaya-longsor-warga-diminta-tidak-membangun-di-kawasan-lereng-dan-daerah-resapan-air/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*