ankara escort bayan ankara escort bayan sakarya escort bayan
HEN TECAHI YO ONOMI T'MAR NI HANASED (Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan)

Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Jaypura, Kode POS: 99224

              
Home / Berita / Warta Daerah / 32 Jenazah Korban Banjir Bandang Sentani Belum Teridentifikasi

32 Jenazah Korban Banjir Bandang Sentani Belum Teridentifikasi

Foto: Proses evakuasi korban banjir bandang (Dok Polda Papua)

Jayapura – 32 Jenazah korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura masih berada di RS Bhayangkara Jayapura dan belum teridentifikasi. Petugas menambah tenaga medis tambahan untuk mempercepat proses identifikasi.

Kapala bidang Dokkes Polda Papua Kombes dr.Ramon Aninam mengatakan, untuk mempercepat proses identifikasi terhadap para korban, Mabes Polri memperbantukan lima orang ahli forensik. Kelima tenaga itu punya ahli forensik masing-masing.

“Kelima tenaga ahli itu sudah tiba di Jayapura, Senin pagi (18/3),” ujar Ramon yang dikutip dari Antara, Senin (18/3/2019).

Dikatakan dia, dari lima ahli forensik tercatat dua di antaranya ahli forensik gigi dan saat ini akan mulai memeriksa 32 kantong jenazah yang belum teridentifikasi. Sejak Minggu (17/3), RS Bhayangkara sudah menerima 54 kantong jenazah.

“Diperkirakan ada penambahan 4 kantong jenazah, namun diprediksi akan bertambah karena pencaharian masih terus dilakukan,” kata dr.Ramon.

Banjir bandang yang melanda sembilan distrik di Kabupaten Jayapura selain menimbulkan korban jiwa juga menyebabkan kerusakan di sejumlah kawasan, termasuk pemukiman warga. Sekitar empat ribuan warga dilaporkan telah mengungsi ke berbagai kawasan yang dianggap aman.

Banjir terjadi sejak Sabtu (16/3) saat wilayah Jayapura diguyur hujan deras. BNPB melansir 58 orang meninggal dunia dan polisi melansir 70 orang meninggal dunia akibat banjir tersebut.

 

Sumber : https://news.detik.com/berita/d-4472441/32-jenazah-korban-banjir-bandang-sentani-belum-teridentifikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*