ankara escort bayan ankara escort bayan sakarya escort bayan
HEN TECAHI YO ONOMI T'MAR NI HANASED (Satu Hati Membangun Kota Untuk Kemuliaan Tuhan)

Dinas Komunikasi Dan Informatika Kota Jaypura, Kode POS: 99224

              
Home / Berita / Warta Daerah / Walikota : Di Kota Jayapura Tidak Ada Kampung Fiktif

Walikota : Di Kota Jayapura Tidak Ada Kampung Fiktif

JAYAPURAKOTA – Walikota Jayapura, Dr. Drs. Benhur Tomi Mano, MM menegaskan, kota Jayapura memiliki 14 kampung dan tidak ada kampung fiktif.

“Semua dana kampung telah tersalurkan di 14 kampung ini, tidak ada desa atau kampung fiktif di kota Jayapura,” tegasnya ketika ditemui seusai mengikuti kegiatan bersama KPK di Jayapura.

Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya bersama DPRD kota Jayapura, akan melakukan kajian berkaitan dengan penggabungan beberapa kampung sehingga, pada tahun 2020 mendatang di kota Jayapura hanya ada 10 kampung adat yang memiliki Ondoafi. Yang masih dipertahankan adalah kampung Kayu Batu, Kayu Pulo, Tobati, Enggros, Yoka, Waena, Skow Sae, Skow Mabo, Skow Yambe dan kampung Nafri.
“Kampung Holtekam akan digabung ke Enggros, Koya Tengah akan gabung ke Skow Sae, kampung Mosso akan gabung ke Skow Yambe, Koya Koso akan gabung ke kampung Nafri, penggabungan dilakukan karena masih satu gugusan adat,” jelasnya.


Menurutnya, saat ini kampung mendapatkan dana yang sangat besar padahal jumlah kepala keluarga (KK) nya sangat kecil, ini menjadi pertimbangan lain dilakukannya penggabungan kampung tersebut. Berkaitan dengan laporan penggunaan dana kampung di kota Jayapura sudah menggunakan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).(HUMAS)

Sumber : http://humas.jayapurakota.go.id/2019/11/12/walikota-di-kota-jayapura-tidak-ada-kampung-fiktif/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*